PEDOMAN PELAKSANAAN P2KB 2017 ONLINE

Setiap dokter dan dokter spesialis wajib memenuhi minimal 3 ranah dari 5 ranah yang tersedia yaitu:
1. Ranah pembelajaran kedokteran dan kesehatan
2. Ranah kerja profesi
3. Ranah pengabdian masyarakat dan pengabdian profesi
4. Ranah publikasi ilmiah atau ilmiah populer
5. Ranah pengembangan ilmu dan pendidikan

Kegiatan yang dapat diberi SKP dibedakan atas 3 jenis di bawah ini.
1. Kegiatan pendidikan pribadi: kegiatan perorangan yang dilakukan sendiri yang memberikan tambahan ilmu pengetahuan dan keterampilan bagi yang bersangkutan.
2. Kegiatan pendidikan internal: kegiatan yang dilakukan bersama teman sekerja dan merupakan kegiatan terstruktur di tempat kerja yang bersangkutan.
3. Kegiatan pendidikan eksternal: kegiatan yang diselenggarakan oleh kelompok lain di luar tempat kerja yang bersangkutan, yang dapat berskala lokal, nasional, maupun internasional.

Secara garis besar ada 3 macam kegiatan pokok seorang dokter :

  1. Dokter fungsional : dokter/dokter spesialis yang melakukan pelayanan kesehatan pada masyarakat.
  2. Dokter yang bekerja di bidang pendidikan kesehatan.
  3. Dokter yang bekerja di bidang manajemen kesehatan, dokter di kemiliteran /kepolisian, dokter bidang hukum kesehatan, dokter perusahaan asuransi dan lain-lain. Pada kelompok ini diberikan penilaian bobot SKP yang berbeda dengan dokter fungsional, karena kegiatan profesi sangat sedikit, sehingga kegiatan manajemennya dapat dianggap sebagai kegiatan profesi (maksimal 10 SKP pertahun masa kerja manajerialnya).

Sistem informasi P2KB berbasis online sehingga sangat dianjurkan agar setiap PDPP dan PDSp membuat sistem informasi berkomputer yang terhubung ke sistem informasi BP2KB Pusat/Regional. Sistem informasi online ini dapat dimanfaatkan untuk memuat :
o database anggota.
o online diary anggota sehingga ia dapat memonitor pencapaian kreditnya
o database kegiatan P2KB yang diakui.
o berbagai modul P2KB dengan ujidiri.
o agenda kegiatan eksternal.
o dan lain-lain.

ALUR RESERTIFIKASI ONLINE

  1. Bagi dokter pelayanan primer tetap diwajibkan untuk melaporkan seluruh kegiatan P2KB ke Idi cabang di mana yang bersangkutan terdaftar untuk diverifikasi sedangkan dokter spesialis langsung melaporkan kegiatan P2KB ke perhimpunan cabangnya
  2. Bagi dokter pelayanan primer, Borang kegiatan akan diverifikasi oleh verifikator yang ditunjuk oleh IDI cabang sedangkan verifikator dokter spesialis akan diverifikasi oleh perhimpunannya masing-masing dan dilanjutkan ke perhimpunan di Pusat.
  3. Laporan disarankan untuk dilakukan setahun sekali dalam rangka mengantisipasi penumpukan berkas verifikasi.
  4. Hasil akhir akan diverifikasi oleh tim P2KB cabang selanjutnya akan dikirim ke P2KB IDI pusat untuk proses validasi.
  5. Hasil akhir validasi akan di rekomendasikan ke kolegium terkait untuk dilakukan proses resertifikasi.
  6. Proses resertifikasi akan menghasilkan penerbitan sertifikat kompetensi oleh masing-masing kolegium untuk dokter umum yang disebut Kolegium Dokter Primer Indonesia dan menjadi data dan masuk ke dalam bank data sertifikat kompetensi di portal Majelis Kolegium Kedokteran Indonesia (MKKI).
  7. Berkas registrasi tersebut dapat dikirim ke Konsil Kedokteran Indonesia untuk diproses ulang bersamaan dengan sertifikat kompetensi yang diterbitkan oleh kolegium terkait.

Proses Resertifikasi Dokter

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*