NYERI ULU HATI, TANDA SAKIT MAAG

nyeri ulu hatiaku udah sakit perut dri 2 minggu yg lalu. Awalnya nyeri d perut berlangsung 3 hari dan hari ketiga sakitnya meningkat namun esok harinya sudah mendingan. Namun kamis sore kemarin sakit perut dirasa kembali,hari kamis itu aku cm makan jam 11 pagi, pada hari jumat nyeri di ulu hati masih dirasa dan saat siang aku mencoba makan nasi, sorenya aku mulai merasa nyeri luar biasa. Karena takut sakit perut lg hari sabtu aku cuma makan 2 sendok nasi. Dan hari ini, saat tadi pagi aku makan nasi nyeri di ulu hati makin berasa. Aku udah coba minum mylanta cair. Namun sakit tetap dirasa. Aku jg merasa mual. Apakah aku sakit maag? Soalnya sebelumnya aku belum pernah kena maag, apa obat agar nyeri tidak dirasa lagi?

Nyeri ulu hati diistilahkan jika ada keluhan perut bagian atas. Gejala tersebut bisa berupa nyeri atau tidak nyaman, kembung, banyak flatus, rasa penuh, bersendawa, cepat kenyang dan borborygmi (suara keroncongan dari perut). Orang awam menyebutnya sakit maag. Dalam bahasa medis, sakit kembung nyeri ulu hati itu disebut syndroma dyspepsia (Sindrom dispepsia)

Dispepsia berasal dari bahasa Yunani (Dys) berarti sulit dan Pepse berarti pencernaan.  Dispepsia atau sakit maag adalah sekumpulan gejala (sindrom) yang terdiri dari nyeri atau rasa tidak nyaman di epigastrium, mual, muntah, kembung, rasa penuh atau cepat kenyang, dan sering bersendawa. Biasanya berhubungan dengan pola makan yang tidak teratur, makanan yang pedas, asam, minuman bersoda, kopi, obat-obatan tertentu, ataupun kondisi emosional tertentu misalnya stress.

Penyebab dispepsia secara rinci adalah:

1. Menelan udara (aerofagi)
2. Regurgitasi (alir balik, refluks) asam dari lambung
3. Iritasi lambung (gastritis)
4. Ulkus gastrikum atau ulkus duodenalis
5. Kanker lambung
6. Peradangan kandung empedu (kolesistitis)
7. Intoleransi laktosa (ketidakmampuan mencerna susu dan produknya)
8. Kelainan gerakan usus
9. Stress psikologis, kecemasan, atau depresi
10. Infeksi Helicobacter pylori

Apa yang dirasa?

  1. Nyeri perut (abdominal discomfort),
  2. Rasa perih di ulu hati,
  3. Mual, kadang-kadang sampai muntah,
  4. Nafsu makan berkurang,
  5. Rasa lekas kenyang,
  6. Perut kembung,
  7. Rasa panas di dada dan perut,
  8. Regurgitasi (keluar cairan dari lambung secara tiba-tiba)

Pengobatan

  1. Menghindari makanan yang dapat meningkatkan asam lambung
  2. Menghindari faktor resiko seperti alkohol, makanan yang peda, obat-obatan yang berlebihan, nikotin rokok, dan stres
  3. Atur pola makan
  4. Meminum obat-obatan yang diberikan meliputi antacid (menetralkan asam lambung) golongan antikolinergik (menghambat pengeluaran asam lambung) dan prokinetik (mencegah terjadinya muntah)

K.    Pencegahan

Pola makan yang normal, dan teratur, pilih makanan yang seimbang dengan kebutuhan dan jadwal makan yang teratur, sebaiknya tidak mengkonsumsi makanan yang berkadar asam tinggi, cabai, alkohol dan, pantang rokok, bila harus makan obat karena sesuatu penyakit, misalnya sakit kepala, gunakan obat secara wajar dan tidak mengganggu fungsi lambung. Berikut adalah 11 solusi mencegah gangguan pencernaan

  1. biasakan makan teratur
  2. Kunyah makanan dengan baik supaya enzim ptialin dalam kelenjar ludah dapat melakukan fungsinya dengan sempurna
  3. Jangan makan terlalu banyak
  4. Jangan berbaring setelah makan
  5. Hindari waktu makan yang terlalu ber-dekatan supaya proses mencerna tidak terganggu (interval 2-3 jam)
  6. Jangan makan sambil minum (setiap cairan yang dikonsumsi dengan makanan padat akan mengurangi aktivitas cairan pencernaan yang terlibat dalam proses pencernaan)
  7. Tingkatkan konsumsi makanan sumber serat
  8. Konsumsi makanan probiotik
  9. Kurangi konsumsi makanan pembentuk asam (protein hewani dan karbohidrat sederhana)
  10. Jangan makan makanan yang terlalu panas atau dingin (dapat mengiritasi lapisan dinding lambung)
  11. Kurangi stress
Loading...

1 Komentar

  1. Saya pernah mengalami sakit ulu hati yg amat sangat mengganggu spti di tusuk2 didalam perut dan perih,itu terjadi sejak saya suka makan telat n pola makan tidak teratur jelasnya sejak saya hamil.sejak itu saya susah makan nasi dan hampir sering tidak makan nasi karna rasa mual yg saya rasakan,saya inginya makan yg seger2 atau yg asam2 sperti rujak dsb.Apakah saya terkena maag?jujur saya sebelumnya belum mengalaminya,terus obat apa yg cocok untuk mengatasinya sedangkan saya lagi hamil muda?

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*