dokterharry

situs seputar kedokteran dan kesehatan

APA ITU KEPUTIHAN DAN APA PENYEBABNYA

APA ITU KEPUTIHAN DAN APA PENYEBABNYA. Keputihan adalah keluarnya lendir vagina yang jumlahnya abnormal dan merupakan tanda adanya gangguan/infeksi yang sedang terjadi di dalam organ intim wanita. Meski cukup familiar, namun seringkali masih banyak disalahpahami oleh kaum wanita. Banyak yang menanggap bahwa keputihan sah-sah sah terjadi pada perempuan. Padahal, adanya keputihan atau yang dalam istilah medis dikenal dengan leucorrhoea sudah menandakan adanya gangguan organ intim wanita.

“Keputihan memang bukan penyakit yang membahayakan jiwa namun keputihan juga dapat menimbulkan komplikasi yang serius,” Meskipun bukan penyakit yang berbahayakan jiwa namun dapat menimbulkan komplikasi serius. Karena itu, kondisi, infeksi dapat menyebar hingga ke organ intim internal dan organ reproduksi seperti serviks, uterus/Rahim, tuba falopi dan sebagainya.

Infeksi yang meluas tersebut dapat menyebabkan inflamasi pelvis atau perandangan pada tulang panggul, serta perlengketan dan sumbatan pada organ-organ tersebut, pada akhirnya dapat menyebabkan intertilitas atau kemandulan. Organ-organ yang terinfeksi juga akan mudah sekali untuk terinfeksi virus-virus penyebab HPV.

BAGAIMANA GEJALA-GEJALA KEPUTIHAN

Untuk mengetahui keputihan yang normal dan serius dapat dilihat pada bentuk, warna dan baunya. Keputihan masih kategori normal jika lendir (mucus) yang keluar kosistensinya kental tidak berwarna/bening, dapat pula berwarna agak keputihan, tidak berbau, tidak disertai rasa gatal, nyeri, panas/terbakar, iritas maupun kemerahan. Kondisi ini bisa terjadi akibat pengaruh siklus dan ovulasi, kehamilan, rangsangan seksual, psikologig (stress) status nutrisi, dan penggunaan kontrasepsi hormonal.

Namun masalah keputihan mesti mulai diwaspadai jika menunjukkan tanda-tanda seperti lendir menjadi lebih encer, lebih kental (menggumpal), lendir keluar lebih banyak dan/ atau lebih sering dari biasanya. Tanda lain ditunjukkan dengan adanya perubahan warna (menjadi berwarna putih susu, kuning, hijau atau kemerahan) dan lendir berbau tidak sedap (berbau amis atau busuk). Apalagi jika pengeluaran lendir disertai rasa gatal, nyeri panas/terbakar, kemerahan di vagina atau iritasi.

Setelah mendengarkan keluhan, gejala, gejala dan riwayat penyakit pasien, biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan, baik pada organ intim eksternal maupun organ intim internal (dinding vagina dan seviks) untuk memastikan keputihan. Jika penyebabnya bakteri atau parasite, akan diberikan antibiotic oral atau dalam bentuk krim. Jika disebabkan oleh penyakit menular seksual, maka ppasangan pasien akan juga harus diobati untuk mencegah terjadinya reinfeksi dan rekurensi.
Jika keputihan disebabkan oleh jamur maka akan diberikan antifungal dalam bentuk sediaan oral ataupun krim. Jika keputihan terjadi akibat iritasi, maka hindari penggunaan obat-obat yang dapat mengiritasi organ intim.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

dokterharry © 2016