dokterharry

situs seputar kedokteran dan kesehatan

Cryotherapy untuk Penanganan Kanker di Indonesia

Cryotherapy untuk Penanganan Kanker di Indonesia

Cryotherapy meminimalisir penyebaran anak sebar, proses sederhana dan proses penyembuhan lebih singkat. Baik untuk terapi kasus tumor yang jinak mau pun ganas.
Kanker merupakan momok bagi semua orang. Pengobatan yang dikenal sulit dan mahal, menjadi kendala dalam pengentasan sel kanker dari seluruh tubuh. Untuk mencapai hasil terbaik, diperlukan multimodalitas terapi, namun tetap cost effective.
“Jarang ada kanker yang dapat ditangani hanya dengan satu jenis terapi,” ujar Prof. DR. dr. Soeharti G, Sp. Rad (K). Onk. Rad, pada 5th Recent Advances In Cancer Diagnosis & Therapy, di Rumah Sakit Gading Pluit, Jakarta, 20 April 2013. “Untuk itu diperlukan sejumlah modalitas terapi, yang dapat menyerang sel-sel kanker secara sistematik mau pun local.” Dengan demikian, tujian terapi yang berhasil baik dan cost effective juga dapat dicapai.

Dalam pengobatan kanker terdapat terapi yang sudah established atau telah bersifat evidence based. Namun ada juga yang bersifat novell therapy, yaitu yang masuh mengumpulkan data-data ilmiah. Novel therapy ini muncul sebagai tingginya kebutuhan akan modalitas pengobatan kanker yang baru dan efektif. Penggunaannya juga dapat diintergrasikan dengan terapi yang sudah ada.

Karena sifatnya yang multimodalitas dan sifat penyakit kanker yang kompleks, diperlukan kerjasama kalangan dokter untuk menangani seorang pasien. Menurut Prof. Tati, tujuannya adalah memberi pengobatan secara intergratif dan tailored. Yang dimaksud dengan tailored adalah terapi yang personalized, atau sesuai bagi masing-masing pasien. Semua ahli yang menangani pasien perlu duduk bersama dalam suatu tumor board. “Di dalam tumor board dokter ahli onkologi medik, radiologi onkologi, bedah onkologi, patologi anatomi, dan dokter lain akan mendiskusikan terapi terhaik bagi satu pasien,” ujarnya.

Cryosurgery, barang lama tapi baru

Salah satu modalitas terapi kanker yang diperkenalkan adalah cryosurgery, yaitu teknik pembedahan mengunuakan pendinginan untuk menghancurkan jaringan patologis in situ, terutama untuk kanker ganas. Teknik ini sebenarnya sudah sejak lama diketahui, namun sekarang penggunaannya makin luas, terutama di bidang onkologi. Teknik ini dikenal tanpa kontraindikasi dan memiliki beberapa keuntungan.

Antara lain, meminimalisir penyebaran anak sebar, mengingat prosesnya tanpa menggunakan pisau bedah, pemulihan paksa pembedahan yang lebih cepat dan ringan, proses yang sederhana dan lebih singkat, bai untuk tumor jinak maupun ganas. Ia dapat mengendalikan pertumbuhan tumor dan memudahkan pengambilan sel tumor. Keuntungan lain adalah adanya efek cryoimmunology, yaiu mengecilkan anak sebar setelah cryotherapy tanpa harus melakukan prosedur tersebut terhadap anak sebar secara langsung.

Sejumlah teori dan percobaan secara in vitro dan in vivo, telah dilakukan untuk mempelajarinya cara kerja temperature yang rendah terhadap jaringan. Diduga, proses yang terpenting jaringan di sini adalah kristalisai es pada jaringan, yaitu pembentukan es intraseluler, yang merusak struktur sel yang rapuh. Pembentukan es ini akan diikuti dengan dehidrasi del dan jaringan, serta denaturasi protein dan rupture membrane sel. Namun, peran terbesar terhadap kerusakan dan destruksi sel dalam cryoactivity dipengaruhi oleh kecepatan pembekuan dan hancurnya jaringan.

Cryotherapy modern cukup ideal sebagai modalitas baru yang efektif  dan efesien, dengan hasil pembedahan yang baik, tanpa komplikasi dan memiliki angka kesembuhan yang tinggi, serta memiliki kualitas hidup yang baik.
Sama seperti modalitas terapi kanker lainnya, cryotherapy dapat diikuti dengan TACI (Trans Arterial Chemo Intervention), kemoterapi, atau radioterapi. Komobinasi ini akan meningkatkan harapan hidup pasien kanker, yang umumnya datang sudah dengan stage akhir.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

dokterharry © 2016