dokterharry

situs seputar kedokteran dan kesehatan

APA ITU PENYAKIT TEKANAN DARAH TINGGI

APA ITU PENYAKIT TEKANAN DARAH TINGGI

Ratusan juta penduduk bumi menderita tekanan darah tinggi atau hipertensi dan angka ini terus membumbung. Hipertensi bukan sekedar urusan angka, namun merupakan sinyal adanya problem kesehatan yang menuntut oerhatian serius . pengabaian pengendalian tekanan darah dan luput menelisik problem kesehatan yang menyertainya, dapat memicu disfungsi berbagai organ tubuh seperti mata, ginjal, otak, dan jantung. Akibatnya, kualitas hidup akan terusik dan kematian dini tak terhindarkan. Begitu penting makna tekanan darah dalam kesehatan maka tema Hari Kesehatan dunia 2013, yang jatuh pada 7 April, adalah tentang hipertensi.

Hipertensi adalah masalah global. Badan Kesehatan Dunia (WHO) pada laporan stastistik 2012 mencatat, satu dari tiga orang penduduk dewasa menderita hipertensi dan angka ini diestimasi melonjak 1,5 miliyar pada 2025. Survei Kesehatan Dasar 2007 yang dilakukan Kementerian Kesehatan menyebutkan, 31,7% masyarakat Indonesia usia 18 tahun ke atas  menderit hipertensi. Penderita hipertensi lebih banyak diperkotaan dari pada di desa-desa. Tiga perempat penderita hipertensi di Indonesia, tidak terdiagnosa dan tidak/kurang mendapat terapi adekuat. Berdasarkan data system informasi rumah sakit 2010, hipertensi berada di urutan ke 7 dari 10 penyebab utama perawatan pasien di rumah sakit.

PENYEBAB PENYAKIT DARAH TINGGI

Seorang dianggap memiliki tekanan darah ideal bila berada pada kisaran dibawah 120/80 mmHg. Diagnosis hipertensi ditegakkan bila terdapat peningkatan tekanan darah menetap, diatas atau semua dengan 140/90 mmHg. Abnormalitas tekanan darah ini sering terabaikan, karena nisbi keluhan dan gejala yang menyertainya. Hipertensi  kerap baru diketahui, setelah seseorang mengalami masalah kesehatan dan kompikasi seperti stroke, serangan jantung hingga gagal fungsi jantung dan ginjal.

Peninggian tekanan darah sesungguhnya mengabarkan adanya proses abnormalitas system biologis dan biokimiawi, yang berperann dalam perusakan pembuluh darah. Abnormalitas yang dimaksud di antaranya peninggian kadar gula, lemak darah, perlengketan keeping-keping darah, disfungsi sel-sel pelapis dinding dalam dalam pembuluh darah (disfungsi endotel) dan aktivitas berbagai neurohumoral, yang bertanggung jawab terhadap pencuitan liang pembulu darah. Abnormalitas ini terjadi lantaran berbagai factor, yang kait mengait  dari masalah genetic hingga pola hidup tidak sehat; termasuk kebiasaan makan dan kurang aktivitas fisik serta stress.

Pemeliharaan kesehatan organ tubuh pada hipertensi, tidak sekedar berurusan dengan angka. Lebih dari itu, penatalaksaan penderita hipertensi menuntut perhatian berbagai aspek kesehatan secara meyeluruh, yang perlu diperhatikan. Angka tekanan darah sesungguhnya bermanfaat sebagai jendela pengungkap rahasia problem kesehatan yang tersembunyi.

DIAGNOSIS DARAH TINGGI

Telisik problem kesehatan menyeluruh pada penderita hipertensi, tidak serta merta perlu pemeriksaan canggih. Pemeriksaan fisik oleh dokter serta pemeriksaan laboratorium sederhana, termasuk tes urine serta foto rontgen dan EKG (rekam listrik jantung), patut dilakukan. Bila perlu, dokter merekomondasikan pemeriksaan lebih lanjut seperti pencitraan pembuluh darah leher, matta hingga pencitraan jantung. Bila curiga adanya potensi perusakan organ, ekspolarasi pemeriksaan dapat diperdalam dengan pemeriksaan tambahan. Melalui pemeriksaan tersebut, dokter akan menstratifikasi risiko potensi kerusakan organ terkait dengan hipertensi.

Berdasarkan strafikasi, rencana pengendalian tekanan darah serta pilihan obat hipertensi ditentukan. Bisa saja dokter tidak meresepkan obat dan hanya mengajurkan perbaikan pola hidup selama beberapa bulan. Bila melalui perbaikan pola hidup tekanan darah terkendali, mungkin tidak perlu berobat atau pemerian obat dapat ditunda hingga memang diperlukan. Sebaliknya, ada penderita hipertensi dengan penyakit penyerta sehingga langsung memerlukan kombinasi obat hipertensi dan obat lain yang diperlukan, seperti obat penurun kolestrol, pengencer darah dan penurunan gula darah. Penderita hipertensi yang telah mengalami kegagalan fungsi organ, perlu tambahan obat-obatan yang bermanfaat untuk mencegah progresifitas penurun fungsi organ. Sebagian obat hipertensi bermanfaat tidak hanya untuk pengendali tekanan darah, juga sebagai pencegah kerusakan organ bahkan perbaikan fungsi organ. Pengobatan hipertensi seara komprehensif sesungguhnya memerlukan pendekatan individual.

 

PENCEGAHAN DARAH TINGGI

Upaya pencegahan dan pengendalian peninggian angka tekanan darah serta pemeliharaan secara menyeluruh, menuntut modifikasi gaya hidup yang sehat. Perhimpunan Hipertensi Indonesia merekomondasikan pedoman gaya hidup sehat adalah; stop merokok, gaya hidup aktif, memelihara berat badan ideal, makanan gizi seimbang, menurunkan asupan garam dan mencegah konsumsi alcohol. Cek tekanan darah menjadi penting. Bila dokter menetapkan seseorang menderita hipertensi, jangan menunggu keluhan muncul baru bersikap.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

dokterharry © 2016