dokterharry

situs seputar kedokteran dan kesehatan

PERMENKES NO 64 TAHUN 2016; TARIF BARU BPJS DAN SELISIH BAYAR KELAS VIP

Saat ini Kementrian Kesehatan telah menetapkan tarif baru untuk pembiayan rawatan bagi peserta BPJS Kesehatan. Tarif tersebut mengatur besaran jumlah biaya yang bisa ditagihkan untuk setiap kelompok penyakit (group). Perubahan tarif di Permenkes No 64 tahun 2016 ini adalah perubahan tarif yang pertama sejak BPJS menerbitkan tarif pada tahun 2013 lalu.

Namun ternyata, ada sedikit kontroversi yang terjadi terkait penerbitan Permenkes  No 64 tahun 2016 ini, apa itu? Permenkes ini merubah aturan untuk peserta BPJS yang naik kelas pelayanan lebih dari kelas I, yaitu kelas VIP. Berikut bunyi dari permenkes tersebut:

Ketentuan Pasal 25 diubah, sehingga berbunyi sebagai berikut:
Pasal 25
(1) Besaran tambahan pembayaran pelayanan rawat jalan eksekutif
paling banyak sebesar Rp 250.000 untuk setiap episode rawat jalan.
(2) Peserta yang menginginkan kelas pelayanan rawat inap yang lebih tinggi dari haknya, harus membayar tambahan biaya dengan ketentuan:
a. untuk kenaikan kelas pelayanan rawat inap ke kelas 2 atau kelas 1, tambahan pembayaran adalah sebesar selisih antara tarif INA-CBG pada kelas rawat inap yang lebih tinggi terhadap tarif INA CBG pada kelas rawat inap yang sesuai hak peserta; dan
b. untuk kenaikan kelas pelayanan rawat inap ke kelas VIP, tambahan pembayaran adalah sebesar selisih antara tarif kamar rawat inap kelas VIP terhadap tarif kamar rawat inap pada kelas yang menjadi hak peserta, sesuai lama waktu rawat.
(3) Pembayaran besaran selisih biaya sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dapat dilakukan oleh:
a. peserta;
b. pemberi kerja; dan/atau
c. asuransi kesehatan tambahan.
Bagi anda yang ingin mengunduh atau membaca langsung isi Permenkes No 64 tahun 2016 ini, silahkan klik >>disini<<
Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

dokterharry © 2016 dokterharry.com