DADA TERASA PANAS DAN NYERI, PENYAKIT GERD YANG DIKIRA PENYAKIT JANTUNG

Hari ini saya kembali bertemu dengan seorang pasien, wanita usia sekitar 25 tahunan datang dengan keluhan nyeri dada tengah agak ke kiri.

Orang tua pasien mengeluhkan bahwa pasien ini sudah mengeluh nyeri dada sejak 2 hari sebelumnya dan Ibunya sangat takut jika anaknya ini terkena sakit jantung, mengingat  suami dari ibu ini meninggal dengan sakit jantung yang didahului dengan nyeri dada kiri.

Sebenarnya dari pemeriksaan fisik sekilas saya sudah mengetahui jika yang dialami oleh pasien ini adalah penyakit GERD, namun sang Ibu ngotot mengatakan jika anaknya ini mengalami serangan jantung persis mirip yang dialami oleh suaminya dulu. Saya kemudian menjelaskan mengenai penyakit GERD ini yang sebenarnya bukanlah sakit jantung karena organ yang terkena sangat berbeda sekali.

dada-terasa-panas-dan-nyeri-penyakit-gerd-yang-dikira-penyakit-jantung

Beberapa gejala GERD yang serupa dengan serangan jantung adalah:

  1. Nyeri dada
  2. Sesak nafas.

Baca juga >> GERD sesak rasa terbakar

Namun jika hanya melihat itu saja, maka penyakit GERD sudah pasti disangka serangan jantung, beberapa keluhan dan pemeriksaan fisik diperlukan untuk menyingkirkan penyakit ini dengan serangan jantung, diantaranya:

  1. Periode sakitnya biasanya sudah hitungan hari, sedangkan jantung hitungan jam
  2. Ada rasa menyangkut di tenggorokan saat minum
  3. Nyeri dan rasa panas di dada berkurang saat sendawa
  4. Nyeri ulu hati
  5. Paling banyak terjadi pada wanita dibandingkan pria
  6. Biasanya pasien ada riwayat diet
  7. Bisa jadi pasien ada masalah yang menyebabkan gangguan emosi, misalnya diputusin pacar, dimarahin guru/ orangtua/ bos, gagal mengejar target usaha/ belajar, dll

Namun, karena mungkin belum terbiasa mengalami hal ini, akhirnya sang ibu ngotot juga untuk dilakukan rekam jantung alias EKG, dan hasilnya sudah bisa ditebak: NORMAL.

Penyakit GERD memang penyakit yang sulit disembuhkan karena penyakit ini tidak disebabkan oleh kuman atau bakteri. Pengobatan infeksi kuman jauh lebih mudah, cukup tembak dengan antibiotik dan kemudian akan sembuh dengan sendiri, namun terbalik jika penyakit tersebut menyangkut kejiwaan seperti halnya GERD ini. Biasanya penyakit akan cenderung untuk berulang dan serangannya pun tidak diduga-duga. Bisa terjadi pada saat sedang beraktifitas, bisa juga kambuh malam hari saat sedang tertidur.

Karena kekambuhan yang tidak dapat diduga inilah yang menjadikan penyakit ini bertambah berat akibat ketakutan sendiri dengan penyakit yang dirasakannya.

Lalu apa yang harus dilakukan jika mengalami serangan GERD? Menyiapkan obat di rumah adalah hal yang mutlak dan harus dilakukan sebagai penanggulangan pertama. Obat-obatan untuk penderita GERD itu biasanya itu-itu saja. Obat penetral asam lambung, obat penghilang nyeri dan terkadang ditambah dengan obat golongan penenang untuk menghilangkan kecemasan.

 

 

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*