dokterharry

situs seputar kedokteran dan kesehatan

BATUK BERDARAH, TBC KAMBUH, SAKIT KENCING MANIS APA YANG HARUS DILAKUKAN?

Batuk berdarah, penderita tuberkulosis lama, tbc kambuh, tuberkulosis pada penderita kencing manis, tbc pada kencing manis, tbc paru pada orang tua, orang tua batuk darah, kencing manis tapi batuk darah.

Bapak M usia 57 tahun adalah seorang pensiunan pegawai, batuk sudah 1 bulan, demam, nafsu makan menurun, badan terasa lesu, kadang kadang disertai  batuk disertai dahak bercampur darah. Sudah pernah periksa ke dokter praktek mandiri dan dirujuk ke puskesmas untuk periksa dahak SP, hasilnya dahak sewaktu pertama negative, dahak pagi hasilnya 2+

2 tahun yang lalu  pernah menderita batuk dan berobat TB ke Puskemas  selama 8 bulan dengan pengobatan katagori 2 dan dinyatakan lengkap,  sekarang Pak  Mselalu rajin ke puskesmas untuk berobat penyakit kencing manis dan hipertennsi setiap 3 bulan dirujuk ke RSUD untuk konsultasi dengan Dokter spesialis Penyakit Dalam

Pertanyaan :

Apa yang harus dilakukan pada bapak M?

Data:

  • Sudah berobat selama selama 8 bulan dengan pengobatan katagori 2 dan dinyatakan lengkap.
  • Penderita Diabetes Mellitus
  • Hasil pemeriksaan dahak – & 2+
  • batuk sudah 1 bulan, demam, nafsu makan menurun, badan terasa lesu, kadang kadang disertai  batuk disertai dahak bercampur darah

Dari gejala, pemeriksaan penunjang dan riwayat penyakit yang diderita oleh Bapak dapat didiagnosis sebagai penderita TB dengan BTA Positif. Bapak dapat diklasifikasikan sebagai pasien kambuh, hal ini sesuai dengan riwayat perjalanan pengobatan penyakit Tuberkulosisnya yang telah diobati selama 8 bulan dan dinyatakan lengkap. Bapak dimasukkan kedalam pasien kambuh karena dari gejala maupun pemeriksaan dahak didapatkan hasil yang positif terlepas itu karena benar kambuh atau karena reinfeksi).

Bapak  juga termasuk ke dalam 9 Kriteria terduga TB Resisten Obat, hal ini diketahui karena termasuk ke dalam kriteria nomer 6 dari TB Resisten Obat, yaitu Pasien TB kasus kambuh (relaps),kategori 1 dan kategori 2.

Namun untuk memastikan apakah benar Bapak termasuk kriteria TB Resisten Obat harus dilakukan pemeriksaan TCM TB yang bertujuan untuk memastikan apakah benar Bapak Mukidi telah menjadi penderita TB MDR (Multi Drug Resisten).

tb-resisten-obat

Tata laksana yang dilakukan sesuai dengan algoritme TB dan TB MDR di Indonesia.

Jika pasien telah terbukti menderita TB dari pemeriksaan klinis maupun pemeriksaan penunjang yaitu sputum, apalagi penderita sudah pernah atau ada riwayat pengobatan TB maka yang harus dilakukan selanjutnya adalah dengan melakukan pemeriksaan TCM TB.

Dari hasil pemeriksaan TCM tersebut akan diketahui apakah pasien tersebut:

  • Negatif kuman TB
  • Positif kuman TB, sensitif.
  • Positif kuman TB, resisten.

Jika sensitif, maka diberikan obat OAT lini pertama, namun jika resisten maka akan dilakukan biakan dan uji kepekaan OAT untuk mengetahui apakah kuman tuberkulosis yang ada di dalam diri pasien tersebut resisten pada satu jenis obat saja yang disebut: mono resistan (TB MR), Poli resistan (TB PR) : resistan terhadap lebih dari satu jenis OAT lini pertama selain Isoniazid (H) dan Rifampisin (R) secara bersamaan, Multi drug resistan (TB MDR) : resistan terhadap Isoniazid (H) dan Rifampisin (R) secara bersamaan, atau Extensive drug resistan ( TB XDR ).

Untuk tatalaksana kasus resisten obat akan berbeda dengan pengobatan lini pertama dan kedua karena obat-obatan yang digunakannya pun berbeda jenisnya.

 

 

 

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

dokterharry © 2016 dokterharry.com