dokterharry

situs seputar kedokteran dan kesehatan

FAKTA SEPUTAR TUBERKULOSIS DI DUNIA DAN INDONESIA

FAKTA SEPUTAR TUBERKULOSIS

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang masih menjadi permasalahan di dunia kesehatan hingga saat ini. Kondisi Tuberkulosis di dunia memburuk dengan meningkatnya jumlah kasus TB dan pasien TB yang tidak berhasil disembuhkan terutama di 22 negara dengan beban TB paling tinggi di dunia, World Health Organization (WHO) melaporkan dalam Global Tuberculosis Report 2013 Diperkirakan pada tahun 2012 insidens kasus TB mencapai 8,6 juta (termasuk 1,1 juta dengan koinfeksi HIV).Secara global diperkirakan insidens TB resisten obat adalah 450.000 orang kasus baru dan 20% kasus dengan riwayat pengobatan 170.000 diantaranya meninggal dunia.

Pengobatan kasus TB merupakan salah satu strategi utama pengendalian TB karena dapat memutuskan rantai penularan. Meskipun Program Pengendalian TB Nasional telah berhasil mencapai target angka penemuan dan angka kesembuhan, namun penatalaksanaan TB di sebagian besar rumah sakit dan praktik swasta belum sesuai dengan Penerapan layanan kesehatan semesta (universal health coverage) yaitu semua pasien TB dimanapun tinggal harus mendapatkan pelayanan TB sesuai strategi Directly Observed Treatment Short – course (DOTS) dan standar pelayanan berdasar International Standards for Tuberculosis Care (ISTC).

Dari hasil Riskesdas 2010 ditemukan bahwa18–37% penderita mencari tempat pengobatan ke dokter praktek mandiri (DPM), berdasarkan pencatatan dan pelaporan di Subdit TB sangat sedikit pasien TB yang dilaporkan oleh DPM. Hal ini menggambarkan adanya kesenjangan antara jumlah kasus TB yang ditemukan oleh DPM dengan jumlah kasus TB yang dilaporkan.

Dalam rangka mencapai akses universal seharusnya semua pasien TB dapat ditemukan/mendapat pelayanan secara paripurna dan dilaporkan. Sejalan dengan upaya pencapaian sasaran tersebut Pemerintah telah menetapkan Stranas pengendalian TB dengan mentargetkan lebih dari 80% pasien TB dapat ditemukan dan mendapatkan pelayanan secara lengkap sampai sembuh.

fakta-tuberkulosis

SITUASI TUBERKULOSIS DI DUNIA

Menurut aporan dari Global Report tahun 2013: Saat ini diperkirakan terdapat 8,6 juta kasus TB pada tahun 2012 dimana 1,1 juta orang (13%) diantaranya adalah pasien TB dengan HIV positif. Sekitar 75% dari pasien tersebut berada di wilayah Afrika. Pada tahun 2012, diperkirakan terdapat 450.000 orang yang menderita TBMDR dan 170.000 orang diantaranya meninggal dunia.

Meskipun kasus dan kematian karena TB sebagian besar terjadi pada pria tetapi angka kesakitan dan kematian wanita akibat TB juga sangat tinggi. Diperkirakan terdapat 2,9 juta kasus TB pada tahun 2012 dengan jumlah kematian karena TB mencapai 410.000 kasus termasuk di antaranya adalah 160.000 orang wanita dengan HIV positif. Separuh dari orang dengan HIV positif yang meninggal karena TB pada tahun 2012 adalah wanita. Pada tahun 2012 diperkirakan terdapat 530,000 kasus TB Anak dibawah usia 15 tahun, (6% dari kasus global) dan terdapat 74.00 kematian pada kasus TB Anak dengan HIV negative (8% dari total kasus global).

Meskipun jumlah kasus TB dan jumlah kematian TB tetap tinggi untuk penyakit yang sebenarnya bisa dicegah dan disembuhkan tetap fakta juga menunjukkan keberhasilan dalam pengendalian TB. Peningkatan angka insidensi TB secara global telah berhasil dihentikan dan telah menunjukkan tren penurunan (turun 2% per tahun pada tahun 2012), angka kematian juga sudah berhasil diturunkan 45% bila dibandingkan tahun 1990.

SITUASI TUBERKULOSIS DI INDONESIA

Situasi TB di Indonesia Tuberkulosis atau TB masih merupakan masalah kesehatan masyarakat yang menjadi tantangan global. Tahun 2013 Indonesia termasuk dalam 5 besar Negara dengan beban TB terbanyak didunia. Capaian kegiatan program TB Indonesia berdasarkan data Global TB Report tahun 2013 yand dilaporkan oleh WHO,perkiraan beban kasus TB tahun 2012 dengan insidensi 185/100.000 (460.000), Prevalensi 297/100.000 (730.000) dan Angka kematian 27/100.000 (67.000 tanpa HIV dan 21.000 dengan HIV+).
Penyebab utama meningkatnya beban masalah TB antara lain adalah:

  1. Kemiskinan pada berbagai kelompok masyarakat, seperti pada negara negara yang sedang berkembang.
  2. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi tetapi dengan disparitas yang terlalu lebar, sehingga masyarakat masih mengalami masalah dengan kondisi sanitasi, papan, sandang dan pangan yang buruk.
  3. Beban determinan sosial yang masih berat seperti angka pengangguran, tingkat pendidikan yang, pendapatan per kapita yang masih rendah yang berakibat pada kerentanan masyarakat terhadap TB.

Sumber: Materi Inti I Pelatihan Jarak Jauh Program Penanggulangan Tuberkulosis (P2TB) Bagi Dokter Praktik Mandiri (DPM) tahun 2016.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

dokterharry © 2016