APA ITU SIANIDA

Apa itu sianida

Seperti yang kita ketahui bersama sianida menjadi suatu zat yang paling dicari dalam waktu beberapa bulan ini terutama pada saat kasus pembunuhan yang sedang heboh-hebohnya di televisi.

Nah untuk kita ketahui bersama jika ada yang bertanya apa itu sianida maka sianida ini sebenarnya adalah suatu zat yang diproduksi secara alamiah dan sebenarnya pada manusia itu juga terdapat sianida namun sianida dalam tubuh manusia ada dalam batas yang tidak berbahaya bagi tubuh.

Sianida itu juga dapat ditemukan pada asap rokok selain itu juga dapat ditemukan dalam racun serangga maupun zat pembersih. Sianida ini dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari dan dalam jumlah yang rendah misalnya di dalam kacang almond, biji aprikot, biji jeruk, biji ape,l ubi kayu, Rebung dan tepung tapioka. Selain itu juga sianida dapat ditemukan dalam asap kendaraan asap rokok dan beberapa jenis jamur maupun bakteri.

 apa-itu-sianida-2

Lalu Apa gejalanya Jika kamu terkena sianida

Gejala orang yang terkena sianida itu tergantung dari dosisnya dan jenis zat nya.

Jika orang yang terkena sianida itu dalam jumlah kecil baik itu bentuk gas maupun untuk makanan, penderita akan mengalami pusing mual muntah gelisah dada rasa berdebar dan tubuh yang lemas namun tidak seluruh orang yang merasakan gejala keracunan sianida seperti ini karena pada dasarnya dalam tubuh manusia itu sudah ada sianida dalam jumlah yang kecil. Jika kulit kamu terkena zat ini maka akan terasa gatal ataupun timbul kemerahan pada kulit yang terkena karena proses iritasi.

Gejala jika terkena sianida dalam jumlah yang sangat besar baik itu terminum atau tertelan, gejalanya adalah rasa tidak enak pada mulut terasa pedih tenggorokan terasa perih kemudian sampai ke lambung juga akan terasa sangat perih dan dalam jangka waktu sakitnya akan mengalami gagal nafas dan kemudian kematian.

Mengapa sianida dapat menyebabkan kematian?

Sianida itu akan menendang keluar oksigen dari yang seharusnya berikatan dengan darah dan digantikan oleh sianida dan akibatnya Sel akan mati karena tidak mendapatkan oksigen.

Sianida dalam bentuk gas

Sianida sangat berbahaya jika berbentuk gas, hal ini karena jika dalam bentuk gas dia akan bisa masuk ke dalam sel-sel darah kemudian akan berkompetisi dengan oksigen untuk berikatan dengan sel darah, akibatnya sel darah yang seharusnya membawa oksigen malah membawa sianida ke sel tubuh yang mengakibatkan sel tubuh tidak mendapatkan oksigen dan akhirnya sel tubuh akan mati.

Sianida bentuk kristal/ bukan gas

Sebaliknya untuk yang bukan bertipe gas biasanya akan lebih lama reaksinya karena zat ini akan terlebih dahulu masuk ke dalam perut dari mulut yang pastinya akan ditemukan adanya iritasi maupun korosi pada mulut, leher, amandel, lambung dan juga pada usus. Pada orang yang tertelan sianida maka dia akan merasakan pusing lemas sakit kepala dada terasa berdebar dan nafas yang terengah-engah.

Waktu Reaksi

Jika sianida ini masuk kedalam tubuh dalam bentuk padat atau cair maka reaksinya jauh lebih lambat dibandingkan sianida yang berada dalam bentuk gas. Jika dalam bentuk gas dibutuhkan waktu 15 menit saja sampai sang korban meninggal sebaliknya jika dalam bentuk padat diperlukan waktu lebih lama yang terkadang lebih dari 30 menit karena harus melewati bermacam-macam sistem peredaran darah dan metabolisme tubuh.

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*