dokterharry

situs seputar kedokteran dan kesehatan

HIDUP SESUDAH WORDADS, SAYA SUDAH MOVE ON!

Masih ingat akhir tahun 2014 yang lalu dengan banned massal WordAds. Jasa senilai > $600 dalam satu bulan itu lenyap seketika. Entah apa alasan, namun penyebab terbanyak disebabkan karena copied content. Jujur saja, blog2 yang saya buat sama sekali tidak berasal dari konten yang copi paste. Namun itulah Wordads.

Namun life must go on, Move On Guys! Walau layar panggung telah tertutup namun dalang tetap memainkan wayangnya.

Hantaman berat itu bukan berarti harus berhenti berkreasi dalam menulis maupun membuat blog baru, walaupun dengan penghasilan yang tidak lagi sebesar Wordads, tapi setidaknya hal ini telah menyadarkan bahwa zona nyaman itu tidak pernah ada dalam mencari uang di internet.

Kita harus beradaptasi jika tidak mau terseleksi. Jadi itulah yang saya lakukan, adaptasi.. melakukan perubahan secepatnya.. Jangan terbawa dan terhanyut ke dalam kesedihan. Masih berharap dengan wordads? tidak juga.

Terus berjuang, bertahan dan beradaptasi!

 

Loading...

8 Comments

Add a Comment
  1. padahal apply lagi gpp kan om? soalnya WA sudah menerima aplikasi baru lagi, termasuk punya saya yg dulu dibanned saat ini bisa pasang lagi 😀

    1. nanti saya coba lagi

      1. nah gitu dong om. cemungudh!

  2. Sangat memotivasi…. ayo berkarya dengan semangat.

  3. kenyataannya WordAds sudah tidak segurih tahun 2014 lalu,, mungkin karena kebanyakan iklan Google Adsense yg tampil (sebagai pihak ketiga) jadi earningsnya pun juga kecil #salam

    1. saya juga ingat om waktu itu wordads sebelumnya pernah kerjasama dgn google adsense
      namun, ternyata google adsense juga punya cara untuk jaga mutu sendiri, akhirnya google adsense putus dg wordads, gara2 copied content, mudah2 an yg sekarang bisa lebih langgeng, amiinn

  4. wah wah.. bahaya juga kalo ada banned lagi di kemudian hari… masih noob di dunia wordads saya pak dok… mohon bimbingannya…

  5. Tahun kemarin saya di approve dok, tapi gak saya teruskan, blog bahasa Indonesia kecil banget pendapatannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

dokterharry © 2016