dokterharry

situs seputar kedokteran dan kesehatan

TATALAKSANA DEMAM BERDARAH ANAK

Tatalaksana demam berdarah anak (3)Sebenarnya tatalaksana demam berdarah anak tak begitu sulit dilakukan jika memang virus tersebut masih tergolong ringan. Hal terpenting yang harus anda ketahui adalah anda harus cepat tanggap jika anak mulai menunjukkan berbagai gejala yang menuju kepada gejala demam berdarah.

Dengan kata lain, untuk melakukan penanganan yang tepat anda harus mengetahui lebih dulu apakah anak anda benar menderita demam berdarah. Gejala awal bila anak terjangkit demam berdarah adalah demam tinggi, pilek, timbulnya bintik-bintik merah, mual, sakit di seluruh bagian tubuh, dan lain sebagainya.

Jika sudah memastikan bahwa anak anda terserang DBD, tatalaksana demam berdarah anak yang harus anda lakukakan adalah sebagai berikut.

1. Tatalaksana Demam Berdarah Dengue tanpa syok

Anak dirawat di rumah sakit

  • Tatalaksana demam berdarah anak yang pertama adalah berikan anak anda minum berupa larutan oralit atau jus buah, air tajin, air sirup, susu, untuk mengganti cairan yang hilang akibat kebocoran plasma, demam, muntah/diare. Hal ini bertujuan agar anak terhindar dari dehidrasi.
  • Berikan parasetamol bila demam. Jangan berikan asetosal atau ibuprofen karena obat-obatan ini dapat merangsang terjadinya perdarahan. Tentu saja hal ini akan sangat berbahaya untuk anak anda.
  • Tatalaksana demam berdarah anak selanjutnya adalah berikan infus sesuai dengan dehidrasi sedang :
    • Berikan hanya larutan isotonik seperti Ringer laktat/asetat
    • Kebutuhan cairan parenteral
      • Berat badan < 15 kg : 7 ml/kgBB/jam
      • Berat badan 15-40 kg : 5 ml/kgBB/jam
      • Berat badan > 40 kg : 3 ml/kgBB/jamTatalaksana demam berdarah anak (2)
    • Pantau tanda vital dan diuresis setiap jam, serta periksa laboratorium (hematokrit, trombosit, leukosit dan hemoglobin) tiap 6 jam
    • Apabila terjadi penurunan hematokrit dan klinis membaik, turunkan jumlah cairan secara bertahap sampai keadaan stabil. Cairan intravena biasanya hanya memerlukan waktu 24–48 jam sejak kebocoran pembuluh kapiler spontan setelah pemberian cairan.
  • Apabila terjadi perburukan klinis berikan Tatalaksana demam berdarah anak sesuai dengan tata laksana syok terkompensasi (compensated shock).

2. Tatalaksana Demam Berdarah Dengue dengan Syok

  • Perlakukan hal ini sebagai gawat darurat. Berikan oksigen 2-4 L/menit secara nasal.Tatalaksana demam berdarah anak (1)
  • Berikan 20 ml/kg larutan kristaloid seperti Ringer laktat/asetat secepatnya.
  • Jika tidak menunjukkan perbaikan klinis, Tatalaksana demam berdarah anak yang harus dilakukan adalah ulangi pemberian kristaloid 20 ml/kgBB secepatnya (maksimal 30 menit) atau pertimbangkan pemberian koloid 10-20ml/kgBB/jam maksimal 30 ml/kgBB/24 jam.
  • Jika masih tidak ada perbaikan klinis tetapi hematokrit dan hemoglobin menurun pertimbangkan terjadinya perdarahan tersembunyi; berikan transfusi darah/komponen.
  • Jika terdapat perbaikan klinis (pengisian kapiler dan perfusi perifer mulai membaik, tekanan nadi melebar), jumlah cairan dikurangi hingga 10 ml/kgBB/jam dalam 2-4 jam dan secara bertahap diturunkan tiap 4-6 jam sesuai kondisi klinis dan laboratorium.
  • Dalam banyak kasus, cairan intravena dapat dihentikan setelah 36-48 jam. Ingatlah banyak kematian terjadi karena pemberian cairan yang terlalu banyak daripada pemberian yang terlalu

Itulah beberapa Tatalaksana demam berdarah anak yang anda dilakukan. Namun yang perlu diingat adalah tatalaksana tersebut sebaiknya dilakukan oleh para ahli seperti dokter, perawat, atau bidan yang mengerti masalah tersebut. Tujuannya adalah agar penanganan yang dilakukan lebih tepat dan sesuai prosedur.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

dokterharry © 2016 dokterharry.com