APA YANG SALAH DARI OBAT GENERIK?

4 hari yg lalu kami berobat keluarga di faskes 1 ( puskesmas ) ni pulangnya…. deng deng….. label obatnya GENERIK SEMUA….. alhasil tidak sembuh yg ku dapat tp malah sesak napas nya…  PUSINGGGGG…….
ahirnya kami pun berobat lagi. Tp tidak pake BPJS. Di dokter lain kami bayar 50rb. Obatnya PATENT semua… hasilnya…. kami pun sembuh makan obatnya hanya 5x saja. Dan sisa untuk 2 hari. …

Yang aku tidak habis pikir … KENAPA ….  SAYA SEKELUARGA 4 ORANG IKUT BPJS KESEHATAN KELAS 3 iuran 4 x 25.500 = Rp 102.000.  ITU yg di bayar sampai lepas nyawa masing” .. .

APa sebenarnya yg terjadi di masyarakat kita ini..

Itulah kurang lebih keluhan yang disampaikan oleh seseorang di facebook mengenai obat generik.  Sangat menyedihkan sekali jika seluruh masyarakat di Indonesia mempunyai pemikiran seperti ini, karena dasar dari obat paten juga sebenarnya dari generik. Obat generik tidak jelek, bahkan obat paten pun justru belum tentu baik karena penggunaan suatu obat sangat tergantung dari dosis yang diberikan dan sasaran terapinya.

Kelebihan obat paten biasanya tidak lebih pada efektivitas sampainya obat ke organ sasaran (waktu kerja) namun tidak mengurangi efek samping mengingat zat aktif yang digunakan untuk mengatasi penyakit adalah biasanya sama

Jadi, tidak ada salahnya memilih obat generik

Loading...

1 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*