dokterharry

situs seputar kedokteran dan kesehatan

Keluarga Pasien mengamuk karena merasa ditelantarkan, salah BPJS?

Tulisan ini hanya menyadur ulang berita dari detik.com yang mengeluhkan pelayanan di Djasamen Saragih, Pematangsiantar, Sumatera Utara (Sumut). Keluarga pasien sampai membanting meja dan kursi di ruangan hingga rusak. Petugas medis di ruang Paviliun B juga menjadi sasaran kemarahan keluarga tersebut.

penyebabnya adalah pasien mengaku ditelantarkan oleh rumah sakit. Hal itu berawal saat ibu mereka mengalami sesak nafas. Pagi Senin (16/2/2015) pagi sekitar pukul 05.00 WIB, Mennaria Garingging (77), dibawa ke RSUD Djasamen.

Menurut pengakuan mereka, sejak pagi hingga sore hari, pihak rumah sakit tampak menelantarkan pasien. Hanya diberi infus dan tidak diberi obat-obatan. Selain itu meski sesak napas, pasien juga tidak diberi oksigen.

“Jangan gara-gara pasien BPJS kita dibuat gitu. Jadi untuk apa BPJS ini kalau ditelantarkan juga,” ungkap Aliondo Bona Tua Sinaga (38) anak bungsu Mennaria.

Andy Rangkuti, Humas RSUD Djasamen Saragih, menanggapi hal ini dan mengatakan bahwa keterlambatan itu bukan terjadi karena kesengajaan. “Memang kita lihat tadi ada keterlambatan. Tapi jangan ada tanggapan karena pasien BPJS tidak dilayani. Pasien BPJS itu bukan pasien gratis,” ucap Rangkuti.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

dokterharry © 2016 dokterharry.com