dokterharry

situs seputar kedokteran dan kesehatan

SIAP SAAT SI KECIL SAKIT

saat si kecil sakitTidak ada seorangpun yang berani mengatakan bahwa anak ibu pasti sakit, namun tak ada seorang dokterpun di dunia ini yang berani menjamin bahwa anak ibu tidak akan pernah sakit. Kenyataannya adalah: tidak ada satu orang anakpun di dunia ini yang tidak pernah jatuh sakit. Nah, yang menjadi pertanyaan sekarang, apakah ibu sendiri siap saat anak ibu jatuh sakit? Faktanya adalah, tidak semua ibu siap saat anaknya sakit!

Apa yang akan saya tulis dibawah ini sangatlah penting agar ibu menjadi ibu yang sigap dan cepat dalam merespon setiap perubahan yang tidak normal yang terjadi pada tubuh anak kita. Saya akan bercerita sedikit tentang pengalaman saya selama bekerja di unit gawat darurat. Suatu hari datanglah seorang ibu dengan tergopoh-gopoh ke unit gawat darurat sambil menggendong anaknya. Ibu itu berteriak-teriak dengan keras, “Dokter!! Tolong anak saya kejang-kejang! “ Sontak teriakan ibu itu membuat kami bergerak cepat menghampiri anaknya. Benar saja, mata anaknya terbuka menatap ke atas, tangannya mengepal keras dan mulutnya terkunci, dan satu lagi, tubuh anaknya sangat panas. Kami segera melakukan tindakan cepat membersihkan jalan nafasnya; membuka mulutnya, memasang oksigen, dan menghisap air ludah yang terkumpul di tenggorokannya. Setelah itu saya segera menyuntikkan obat anti kejang dan penurun panas langsung ke dalam pembuluh darahnya. Namun Tuhan berkehendak lain, setelah dua hari di dalam ruang perawatan intensif anak itupun akhirnya meninggal dunia.

Sebenarnya, jika orang tua sang anak lebih cepat dan lebih sigap, tentunya nyawa anaknya masih bisa tertolong. Kebanyakan penyebabnya adalah masih kurangnya pengetahuan orangtua tentang penyakit dan penanganan pertama terhadap penyakit. Kasus yang saya ceritakan ini bukan satu atau dua kali saja terjadi di unit gawat darurat tempat saya bekerja, bahkan sering sekali. Ada juga anak bayi yang mengalami dehidrasi berat karena penyakit muntah mencret dan hanya diberikan obat tradisional resep sang nenek, akibatnya, hanya satu hari saja, seluruh pembuluh darah anaknya menjadi kolaps dan berujung dengan kematian sang anak.

Ada beberapa penyebab mengapa para ibu sering terlambat menyadari situasi sebenarnya yang sedang dialami oleh anaknya, dan beberapa kemungkinan itu saya rangkum berdasarkan pengalaman saya;

  1. Ibu menganggap sakit yang diderita anaknya serupa dengan sakit yang pernah dialami Ibunya

    . Anak saya kan cuma demam,” atau “ah, anak saya kan cuma mencret-mencret,” atau “gak apa-apa kok, cuma sakit perut biasa saja, besok juga hilang.”
  2. Nenek adalah orang yang paling bertanggung jawab atas kesehatan cucunya.

    Banyak juga yang saya temukan adalah ketidakberdayaan orangtua menghadapi keputusan sang nenek. Nenek mendominasi orang tua dan justru keputusan nenek itulah yang menjadi penyebab memburuknya kondisi sang anak.
  3. Suami yang sok tahu atau tidak mau tahu.

    Menghadapi suami yang sok tahu atau tidak mau tahu sama susahnya. Susahnya adalah mereka akan menjadi super keras kepala dan akan menolak semua terapi yang diberikan oleh dokter bahkan sebelum dokter berkata apa-apa.
  4. Anak saya sudah diberikan obat yang sama waktu dia sakit beberapa bulan yang lalu.

    Inilah yang sering mengakibatkan kesalahan fatal. Seorang anak dengan gejala demam bisa diredakan dengan obat penurun panas, tapi ingat; obat ini hanya meredakan bukan menyembuhkan, dan untuk penyebab, ada banyak sekali penyebabnya, yang alih-alih ibu mengharapkan kesembuhan malah penyakit bertambah parah.
Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

dokterharry © 2016 dokterharry.com