dokterharry

situs seputar kedokteran dan kesehatan

PATOFISIOLOGI STROKE PERDARAHAN

Patofisiologi stroke perdarahan. Ada banyak sekali macam patofisiologi stroke, semua sangat tergantung dari penyebabnya. Pada kesempatan kali ini saya ingin menceritakan mengenai serangan stroke yang disebabkan karena perdarahan (hemorrhagic stroke).

Mengapa disebut stroke dengan perdarahan/ hemorrhagic stroke?

patofisiologi stroke perdarahan Singkat saja, disebut stroke perdarahan atau hemorrhagic stroke karena ditemukan adanya darah di dalam otak yang dalam keadaan normalnya tidak ada. Yang menjadi masalah pada pasien dengan penyakit ini adalah ditemukannya darah di dalam otak yang berasal dari pembuluh darah otak yang pecah.

Bagaimana dengan gejalanya? Saya akan menjelaskan satu demi satu perjalanan penyakit stroke dengan perdarahan atau hemorrhagic stroke ini.

TAHAP AWAL

Pada tahap ini, pembuluh darah baru saja pecah, dan darah baru saja mengucur deras keluar dari dalam pembuluh darah. Apa yang menyebabkan pecahnya pembuluh darah ini, (1) bisa karena tekanan darah yang terlalu tinggi sehingga dinding pembuluh darah tidak bisa menahannya, atau (2) karena aktifitas yang terlalu berat sehingga tekanan darah di otak menjadi meningkata dan akhirnya dinding pembuluh darah yang telah rapuh tidak bisa menahannya dan (3) adalah kombinasi dari keduanya.

Gejala yang dirasakan oleh penderitanya hanyalah rasa pusing biasa dan merasa kepalanya sangat berat saja dan kadang tidak menimbulkan gejala sama sekali.

TAHAP SELANJUTNYA

PATOFISIOLOGI STROKE PERDARAHAN2 Lama-kelamaan akhirnya darah yang mengisi otak ini semakin banyak dan semakin banyak. Sebagai akibat dengan adanya cairan baru di dalam kepala, maka volume cairan di dalam darah secara langsung akan meningkat begitu pula tekanan di dalam otak. Bagaimana gejala pada pasien? Pada tahap ini, pasien bisa saja merasakan sakit kepala hebat, disertai muntah terus menerus dan kepala serasa berputar. Pada tahap ini biasanya pasien dan keluarga akan segera mencari pertolongan.

TAHAP SELANJUTNYA

Akhirnya darah yang masih saja mengalir itu mulai menekan bagian-bagian otak, dan gejala yang ditimbulkan tergantung dari tempat perdarahan tersebut. Jika yang tertekan oleh otak adalah area motorik otak kanan, maka pasien akan menderita kelumpuhan tangan dan kaki sebelah kiri, begitu pula sebaliknya, jika bagian otak yang tertekan adalah area motorik otak kiri, maka pasien akan menderita kelumpuhan tangan dan kaki sebelah kanan. Jika perdarahan tersebut terjadi di dekat pusat kesadaran maka pasien tersebut dapat mengalami penurunan kesadaran.

TAHAP SELANJUTNYA

Tahap yang paling akhir jika perdarahan tidak atau gagal ditangani, maka darah akan semakin banyak dan akibatnya bisa menekan pusat kesadaran dan pusat pernafasan sehingga pasien mengalami henti nafas, dan jika ini terjadi, maka kemungkinan terburuk adalah kematian bagi pasien tersebut.

Bagaimana cara mengetahui seseorang itu menderita hemorrhagic stroke atau stroke dengan perdarahan? CT-SCAN KEPALA

CT-Intracerebral-Hemorrhage

 

Baca Juga

STROKE DAN GEJALA STROKE GEJALA STROKE

stroke dan gejala stroke gejala stroke

Loading...

Comments

Add a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

dokterharry © 2016 dokterharry.com