dokterharry

situs seputar kedokteran dan kesehatan

PHBS NO 5 Mencuci tangan dengan air bersih dan sabun

Mencuci tangan dengan air bersih dan sabun

Mengapa harus mencuci tangan dengan menggunakan air bersih dan sabun?

  • Air yang tidak bersih banyak mengandung kuman dan bakteri penyebab penyakit. Bila digunakan, kuman berpindah ke tangan.
  • Pada saat makan, kuman dengan cepat masuk ke dalam tubuh,yang bisa menimbulkan penyakit.
  • Sabun dapat membersihkan kotoran dan membunuh kuman, karena tanpa sabun kotoran dan kuman masih tertinggal di tangan.

 

Kapan saja harus mencuci tangan?

  • Setiap kali tangan kita kotor (setelah; memegang uang, memegang binatang, berkebun, dll).
  • Setelah buang air besar.
  • Setelah menceboki bayi atau anak.
  • Sebelum makan dan menyuapi anak.
  • Sebelum memegang makanan.
  • Sebelum menyusui bayi.
  • Sesudah memegang binatang
  • Sesudah berkebun.
  • Sesudah menceboki bayi atau anak.
  • Sesudah memegang uang.

 

Apa manfaat mencuci tangan?

  • Membunuh kuman penyakit yang ada di tangan.
  • Mencegah penularan penyakit seperti Diare, Kolera Disentri, Typhus,kecacingan, penyakit kulit, Infeksi Saluran Pernapasan Akut(ISPA), flu burung atau Severe Acute Respiratory Syndrome(SARS).
  • Tangan menjadi bersih dan bebas dari kuman.

 

Bagaimana cara mencuci tangan yang benar?

  • Cuci tangan dengan air bersih yang mengalir dan memakai sabun.
  • Bersihkan telapak, pergelangan tangan, sela-sela jari danpunggung tangan.
  • Setelah itu keringkan dengan lap bersih.


Apa peran kader dalam membina perilaku cuci tangan?

  • Memanfaatkan setiap kesempatan di desa/kelurahan untuk memberikan penyuluhan tentang pentingnya perilaku cuci tangan, misalnya melalui penyuluhan kelompok di posyandu,arisan, pengajian, pertemuan kelompok Dasa Wisma, dankunjungan rumah.
  • Mengadakan kegiatan gerakan cuci tangan bersama untuk menarik perhatian masyarakat, misalnya pada peringatan hari-hari besar kesehatan atau ulang tahun kemerdekaan.

 

Loading...

Comments

Add a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

dokterharry © 2016