dokterharry

situs seputar kedokteran dan kesehatan

TONSILITIS KRONIS RADANG AMANDEL

TONSILITIS KRONIS RADANG AMANDEL

Pembesaran tonsil/amandel bisa sangat besar sehingga tonsil kiri dan kanan saling bertemu dan dapat mengganggu jalan pernapasan. Penyebab dari tonsilitis jenis ini berbeda dengan tonsilitis pada umumnya. Penyebab penyakit Tonsilitis kronis ini adalah kuman golongan Streptococcus beta hemolyticus, Streptococcus viridans, dan Streptococcus pyogenes. Pada individu yang rentan, peradangan dapat disebabkan oleh faktor lain selain infeksi kuman itu sendiri. Faktor yang lain tersebut antara lain;

  • debu,
  • asap rokok,
  • makanan berminyak
  • kelelahan
  • cuaca
  • buah-buahan

Karena terus menerus mengalami kontak dengan faktor diatas, akibatnya konsil mengalami radang berulang. Berulangnya radang ini, mengakibatkan tonsil menjadi membesar dan mengalami pembengkakan, bahkan sampai menghalangi jalan nafas.

Gejala yang paling sering dirasakan oleh penderita tonsilitis kronis adalah rasa terhalang di tenggorokan, mulut yang terasa kering dan nafas yang bau, tetapi jika dilihat kedalam tenggorokan, akan terlihat tonsil atau amandel yang membesar dan berbenjol-benjol.

Perbesaran tonsil pada penderita tonsilitis kronis pada anak-anak dapat menyebabkan sumbatan pada jalan nafas sehingga anak akan mengorok pada yaktu tidur sampai bisa saja terjadi sleep apnea. Pada kasus ini adanya pembesaran tonsil disertai dengan gejala yang berulang dan memberat mengindikasikan dilakukannya tonsilektomi.

 

Terapi definitif dari penderita penyakit Tonsilitis kronis adalah Tonsilektomi.

Tonsilektomi adalah kasus bedah yang paling banyak dilakukan oleh dokter spesialis Telinga Hidung Tenggorokan (THT) sehingga sering dianggap sebagai bedah yang kecil saja, namun tetap ada resiko karena dokter melakukan suatu tindakan memanipulasi organ tubuh. Banyak sekali komplikasinya, antara lain;1) rasa nyeri setelah operasi tonsilitis kronis tersebut, 2) serangan tonsil yang berulang atau tonsilitis relaps, 3) sumbatan jalan nafas, 4) timbulnya abses peritonsil dan 5) komplikasi terberat yaitu kematian.

Tonsilitis kronis yang sering berulang lebih dari 3 kali dalam setahun, menyebabkan sumbatan jalan nafas seperti mengorok dan tidak respon terhadap obat adalah indikasi absolut dari tonsilektomi, apalagi tonsilitis kronisnya mengakibatkan demam sehingga anak tersebut kejang demam.

 

Yang pastinya, tonsilitis kronis ini adalah penyakit yang susah-susah gampang untuk disembuhkan, karena ujung-ujungnya bisa berakhir dengan operasi tonsilektomi. Tetapi bagi orangtua yang bisa menjaga makan dan jajan anaknya, mudah-mudahan operasi tonsilektomi tersebut dapat dihindari. Jangan terkejut jika anak anda mulai terkena gangguan tonsilitis kronis pada saat kelas 1 atau kelas 2 SD. Karena pada saat itulah mereka baru mengenal berbagai macam jajanan yang terbuat dari bermacam zat pengawet yang berbahaya sehingga dianggap oleh tonsil anak kita sebagai zat yang dapat membahayakan tubuh, so buat anda para orangtua, awasi jajan anak anda agar tidak menderita tonsilitis kronis.

Tonsilitis, Radang amandel, Gangguan Radang Amandel, Radang Tonsil, Tonsilitis Kronis, Terapi Tonsilitis, Pengobatan Radang amandel.

Amandel atau tonsil terletak di belakang tenggorokan yang terletak di kedua sisi-sisinya. Amandel atau tonsil sangat penting untuk mempertahankan tubuh. Amandel atau tonsil ini mengandung banyak sekali antibody sehingga sangat berperan dalam membunuh dan menjebak bakteri dan virus-virus patogen sebelum memasuki tubuh. Tonsilitis adalah sebutan lain dari radang amandel dimana amandel atau tonsil terlihat bengkak, merah, melunak dan memiliki bintik-bintik putih di permukaannya. Banyak sekali virus penyebab dari tonsillitis atau radang amandel ini, paling sering disebabkan oleh virus Epstein-Barr dan virus Coxsackie dan paling umum yang menyebabkan tonsilitis atau radang amandel adalah streptokokkus tipe A.

Mengapa amandel bisa terinfeksi?

Fungsi amandel atau tonsil yang sangat penting, yaitu pertahanan tubuh menyebabkan amandel sangat rawan terkena infeksi, namun amandel atau tonsil ini akan menurun fungsinya seiring usia. Itulah mengapa amandel paling sering ditemukan pada anak-anak usia 3-7 tahun, sebaliknya sangat jarang ditemukan usia remaja sampai dewasa.

Penyembuhan dan komplikasi

Sebernarnya tonsilitis dapat sembuh sendiri dan jarang menimbulkan komplikasi, tetapi kadang bisa sampai lebih dari sati minggu tergantung dari jenis virus yang menginfeksinya. Komplikasi yang sering terjadi adalah radang tenggorokan, infeksi pada saluran telinga maupun hidung dan jika dibiarkan dapat mengakibatkan gangguan pada jalan nafas atas.

Komplikasi lain yang sangat mungkin terjadi adalah timbulnya abses peritonsiler atau yang disebut dengan quinsy. Penyebabnya adalah terdorongnya sekelompok bakteri karena adanya jaringan baru. Mudah mengenali orang yang menderita penyakit ini. Pertama nafasnya bau, yang kedua, kepala penderita akan cenderung miring ke satu sisi untuk mengurangi rasa sakit.

Kapan berkonsultasi dengan dokter dilakukan?

Sebenarnya jika anda sudah merasakan adanya gangguan susah menelan atau tenggorokan terasa panas, sebaiknya cepat-cepatlah berobat, jangan menunggu demam tinggi atau sudah muntah-muntah.

Baca juga:

Loading...

8 Comments

  1. Pingback: PENGOBATAN AMANDEL
  2. dok, saya merasakan nyeri ditenggorokan sebelah kanan saja. setelah saya lihat, arcus palatoglossus nya asimetris. yang kanan lebih rendah. ketika menelan ludah tidak begitu sakit, tetapi ketika menelan makanan, sakit sekali, selain itu ketika mengangkat lidah pun sakit.. mengapa ya dok? sudah 4 hari ini seperti itu. ? mhon penjelasannya

    1. @nida
      itu tandanya tenggorokan nida mengalami radang/ infeksi tenggorokan, cukup berobat ke dokter saja, nanti akan diberi obat anti nyeri, antibiotik dan anti radang

  3. Dok, jadi seperti ini.
    saya pria 20 tahun
    saya adalah perokok aktif sudah dari 3 tahun yg lalu. dan baru kali ini saya merasa gejala2 yg saya alami adalah in
    dikasi terserang amandel karena melihat tulisan dokter di atas. lantas, apakah benar, rokok berpotensi besar myebabkan penyakit ini?
    trims..

Comments are closed.

dokterharry © 2016