BATUK SERATUS HARI/ PERTUSIS

By: dr. Liese Margaretha Alfha

Waduh, ada ya, batuk selama itu? Bukan TBC kan? Menderita banget ya!
Iya, ada penyakit yang kita kenal sebagai Pertusis. Sering disebut sebagai Batuk Seratus Hari karena gejala kliniknya bisa berlangsung hingga seratus hari atau tiga bulan. Dan penyakit ini, tidak sama dengan TBC, meskipun memang pertusis juga dapat menular melalui droplet batuk kepada orang yang belum mempunyai kekebalan terhadap pertusis. Kekebalan ini bisa didapatkan dari imunisasi waktu kita kecil, DPT namanya.
Pertusis juga disebut sebagai batuk rejan dan whooping cough. Karena batuk ini ditandai dengan serangan batuk panjang, tidak ada waktu inspirasi diantaranya dan diakhiri dengan whoop atau tarikan nafas panjang dan dalam berbunyi melengking.
Pertusis disebabkan oleh Bordetella pertussis atau Hemophilus pertussis. Dapat juga oleh Bordetella parapertusis. Kuman ini akan menimbulkan lesi pada bronkus dan bronkiolus, juga tampak perubahan pada selaput lendir trakea, laring dan nasofaring. Basil kuman bersarang pada silia atau rambut getar, akan mengeluarkan toksin yang akan melumpuhkan silia yang merupakan mekanisme pertahanan tubuh.

Loading...

3 Komentar

  1. paling penting adalah menjaga kondisi fisik anak karena anak yang sakit lebih rentan mengalami penurunan kondisi fisik umumnya.
    tetap jaga makan dan minum.
    Karena kebanyakan batuk jenis ini adalah disebabkan oleh bakteri, maka salah satu terapi adalah pemberian antibiotik. tetapi sebelum memberikan obat, sebaiknya anda memastikan terlebih dahulu ke dokter apakah benar anak ibu terkena penyakit ini.
    terima kasih

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*