ART OF FAMILY MEDICINE : ASMA

penyuluhan-asma

Asma
merupakan gangguan inflamasi kronik jalan napas yang melibatkan berbagai sel inflamasi. Dasar penyakit ini adalah hiperaktivitas bronkus dalam berbagai tingkat, obstruksi jalan napas, dan gejala pernapasan (mengi dan sesak). Obstruksi jalan napas umumnya bersifat reversibel, namun dapat menjadi kurang reversibel bahkan relatif nonreversibel tergantung berat dan lamanya penyakit.

Manifestasi Klinis

Pada anak yang rentan, inflamasi di saluran napas ini dapat menyebabkan timbulnya episode mengi berulang, sesak napas, rasa dada tertekan, dan batuk, khususnya pada malam atau dini hari. Gejala ini biasanya berhubungan dengan penyempitan jalan napas yang luas namun bervariasi, yang sebagian besar bersifat reversibel baik secara spontan maupun dengan pengobatan. Gejala dan serangan asma biasanya timbul bila pasien terpajan dengan faktor pencetus yang sangat beragam dan bersifat individual.


Penatalaksanaan
Tujuan terapi asma adalah:
1. Menyembuhkan dan mengendalikan gejala asma.
2. Mencegah kekambuhan.
3. Mengupayakan fungsi paru senormal mungkin serta mempertahankannya.
4. Mengupayakan aktivitas harian pada tingkat normal termasuk melakukan exercise.
5. Menghindari efek samping obat asma.
6. Mencegah obstruksi jalan napas yang ireversibel.

Perlu diberikan edukasi, antara lain mengenai patogenesis asma, peranan terapi asma, jenis-¬jenis terapi yang tersedia, serta faktor pencetus yang perlu dihindari. Pastikan pasien menggunakan alat untuk terapi inhalasi yang sesuai.

Baca juga:
CATATAN HARIAN
“KAPAN KAWIN”
CHASING THE FORGOTTEN DREAMS
KATA SAMBUTAN PERNIKAHAN
MENGHELA NAFAS SATU KALI
Pertikaian Otak Kiri dan Otak Kananku
CHILDHOOD CATARACT (KATARAK PADA MASA ANAK-ANAK)
IBU BELATUNG
Semua Tentang Sirkumsisi

Loading...

6 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*